Dalam Mempersiapkan Harbolnas Lazada Optimalkan Cuan dari Perhelatan Itu

Hari berbelanja on-line nasional (Harbolnas) juga akan berjalan pada 12 Desember yang akan datang. Peristiwa bernilai ini digunakan satu diantara market place seperti Lazada untuk memaksimalkan cuan dari perhelatan itu.

Dalam Mempersiapkan Harbolnas Lazada Optimalkan Cuan dari Perhelatan Itu

Pertama dengan mengadakan Hari Berbelanja On-line Kota (Harbolta) yang telah di gelar di 11 kota di Indonesia pada 20-24 Septermber 2017. ” Dengan berkelanjutan di 11 kota yang kami lakoni jumlah traffic serta transaksi minimum 2 x lipat dibanding hari umum, ” ungkap Chief Marketing Officer Lazada Indonesia Achmad Alkatiri pada Kontan. co. id, Rabu (8/11).

Ke-2 dengan tawarkan Festival Potongan harga Prioritas pada Halaman Spesial Lazada Prioritas. Kampanye ini memberi tiga service paling utama yaitu gratis biaya kirim, product berkwalitas tinggi serta premiun service. Achmad lihat keberhasilan Lazada Prioritas karna pemakai Lazada mulai perduli pengalaman belanja, tak akan masalah potongan harga.

Ke-3, Lazada juga lakukan upgrade UKM di 11 kota. Achmad katakan ada lebih dari 2. 000 yang ikuti program ini. ” Sesudah mereka gabung dengan Lazada selalu kami picu kejenjang Lazada Prioritas sampai ke tahap Pakar Level, ” kata Achmad.

Ke-4, hari ini (8/11) Lazada dengan aplikasi service video Over The Top (OTT), VIU, meluncurkan serial drama dengan judul YOLO (You Only Live Once) dalam rencana menyongsong Harbolnas. Drama ini berceritakan bagaimana karyawan Lazada menyiapkan Harbolnas.

Paling akhir, Lazada akan mengelar Lazada On-line Revolution ada 11. 11 (11 November) serta 12. 12 (12 Desember). Diluar itu juga ada gratis biaya kirim dengan minimum berbelanja Rp 30. 000. Ada juga potongan harga sampai 80% serta juta-an voucher. Dan tentunya cek resi jne sangat diperlukan untuk mengetahui barang anda sudah sampai dimana.

Lazada juga menggandeng mitra usaha untuk memberi potongan harga seperti potongan harga 50% dengan pembayaran memakai kartu credit BCA.

Indonesia telah masuk masa ekonomi digital. Ini diliat dari perubahan industri serta perdagangan elektronik (e-commerce). Ekonomi digital bisa jadi satu ancaman untuk perusahaan atau individu yang tidak siap dengan perubahan. Tetapi, ini dapat membuat angin fresh untuk siapa juga yang mampu berbenah ikuti arus jaman.

Ketua Bagian Ekonomi serta Usaha, Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Ignatius Untung, mengungkap, dari jumlah masyarakat sejumlah 262 juta jiwa, penetrasi pemakai internet menjangkau 132 juta orang. Pemakai sosial media menjangkau 106 juta orang. Sejumlah 371, 4 juta mobile subscription serta terdaftar 92 juta pemakai hp aktif.

” Transaksi e-commerce pada th. lantas menjangkau US$ 5, 6 miliar dengan jumlah konsumen on-line 24, 74 juta orang di semua Indonesia, ” tutur Untung waktu menghadiri Peringatan Hari Oeang di kantornya, Jakarta, Rabu (26/10/2017).

Perubahan internet serta ekonomi digital, ia mengaku, sudah beresiko pada industri ritel serta transportasi konvensional di Tanah Air. Jadi contoh, penutupan gerai Matahari Departement Store di Blok M serta Manggarai, lantas lalu konsentrasi pada Mataharimall. com, pengunjung Mangga Dua selalu alami penurunan, s/d anjloknya pendapatan perusahaan taksi konvensional.

” Saya dahulu suka ke Mangga Dua, tapi saat ini bingung, karna sepi banyak yang tutup. Itu berarti digital jadi kemampuan yg tidak dapat diabaikan. Bahkan juga, pemain off line telah geser kesana (on-line). Transportasi konvensional juga kerepotan hadapi Go-Jek serta Uber, ” dia menjelaskan.

Sesaat transaksi perusahaan e-commerce, yakni Bukalapak, Blanja. com, Tokopedia, sampai jasa kurir JNE naik penting. Bahkan juga, nilainya menjangkau triliunan rupiah. ” Pasar e-commerce Indonesia diprediksikan menjangkau US$ 130 miliar pada 2020, ” papar Untung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *